Kami tak menyebutnya sebagai 'partikel Tuhan. Kalianlah, media, yang
menyebutnya begitu," kata peneliti senior asal AS saat diwawancara satu
radio Eropa terkait temuan tebaru dari lembaga riset CERN soal partikel
Tuhan.
"Well saya dari media," kata si penyiar radio, "Dan saya akan terus menyebutnya seperti itu 'partikel Tuhan'," kata dia lagi.
Para ilmuwan rupanya tak berkenan kalau partikel ,ilmiah mereka disebut
sebagai 'partikel Tuhan'. Bukan apa-apa alasannya, menurut mereka
partikel Higgs yang mereka cari cari itu tak ada hubungannya dengan
agama apapundan manapun. Partikel Higgs hanya berusaha menjelaskan asal
usul kehidupan dan alam semesta.
"Saya benci sekali julukan itu 'partikel Tuhan'," kata anggota tim riset
ATLAS CERN Pauline Gagnon. Para ilmuwan lebih suka menyebutnya Tetap
sebagai partikel Higgs.
"Partikel HIggs tak ada hubungannta dengan agama manapun, menggelikan
sekali kalau ada yang menghubungkan seperti itu," lanjut Pauline.
Oliver Buchmueller, dari tim lainnya CMS CERN, juga mengecam penyebutan
ini. "Menjulukinya sebagai 'partikel Tuhan' sangat tidak tepat. Itu
tidak adil pada penemu partikelnya dan peranan pentingnya di jagad raya.
Ii tak ada hubungannya dengan Tuhan," kata dia.
Partikel Higgs bosonini menjadi mimpi setiap ilmuwan ang tertarik
memevahkan masalah asal usul alam semesta dan kehidupan. Ditemukan pada
dekade 1960-an oleh ilmuwan Inggros Peter Higgs. Partikel ini adalah
cara kerja bagaimana sebuah objek memperoleh massa pascatumbukkan besar
alam semesta yang dikenal lewat teori Big Bang.
Menurut teori yang dikembangkan ilmuwan, partikel Higgs ini menjadi agen
terciptanta bintang, planet, dan kehidupan alam semesta karena
partikel itu memberi massa pada elemen partikel terkecil. Ini mengapa ia
disebut 'partikel Tuhan'.
Pippa Wells, peneliti ATLAS CERN, mengatakan tanpa peran partikel Higgs
boson maka partikel di alam hanya gentayangan tanpa tujuan. "Karena it
mendengarnya dijuluki 'partikel Tuhan' membuat saya marah. Itu
berkebalikan dengan apa yang kami ilmuwan lakukan di CERN," kata dia.
Lantas darimana datangnya julukan ini? Salah satu versi mengatakan
julukan berasal dar buku pemenang nobil fisika asal AS Leon M Lederman:
"The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?"
Apa sih sebenarnya partikel Tuhan? Partikel Tuhan kerap juga disebut
partikel Higgs. Ini adalah mata rantai partikel yang belum ditemukan
ilmuwan terkait peristiwa bagaimana partikel dan energi berinteraksi.
Partikel ini masuk ke dalam teori fisika model standard.
Bagaimana menemukan partikel ini? Para ilmuwan menembakkan partikel
dengan arah yang berlawanan dalam terowongan sepanjang 27 km di
kedalaman 100 meter dari permukaan.
Partikel yang ditembakkan itu akan bergerak dengan kecepatan cahaya dan
mereka akan bertumbukkan pada akhirnya. Detektor yang supersensitif akan
mengukur hasil tumbukkanpartikel itu yang berupa debupartikel.
Riset senilai 6 miliar poundsterling ini berupaya mereplika kondisi
seusai penciptaan alam semesta 13,7 miljar tahun lalu yang biasa dikenal
dengan nama teori tumbukkan besar atau Big Bang.
Dalam teori standar diprediksi, partikel subatom harusnya tak punya
massa. Namun dalam teori lain, disebutkan, ada medan energi bernama
Higgs dan boson yang muncul usai tumbukkan partikel itu. Kedua entitas
ini membuat sub partikel tarik menarik, dengan kata lain memberinya
massa.
Kalau ini ditemukan oleh ilmuwan maka mereka bisa menentukan dengan
pasti lewat model matematika, bagaimana cara kerja alam semesta. Dengan
kata lain, mereka menemukan partikel Tuhan yang menjelaskan segalanya.
sumber: id.berita.yahoo.com


No comments:
Post a Comment